a.burastabs, a.burastabs:link, a.burastabs:visited {display:block; width:120px; height:30px; background:white; border:1px solid #ebebeb; margin-top:2px; text-align:center; text-decoration:none; font-family:arial, sans-serif; font-size:12px; font-weight:bold;color:red; line-height:25px; overflow:hidden; float:left;} a.burastabs:hover {color:white; background:#666666;} #burasbar {width:auto; margin:0 auto;}

Selasa, 27 April 2010

METODE READING GUIDE

METODE READING GUIDE (PANDUAN MEMBACA)
DALAM PEMBELAJARAN SKI DI TINGKAT MADRASAH ALIYAH


A. PENDAHULUAN
Dalam kegiatan pembelajaran, terdapat dua kegiatan yang sinergis, yakni guru mengajar dan siswa belajar. Sementara sisiwa belajar bagaimana seharusnya belajar melalui berbagai pengalaman belajar hingga terjadi perubahan dalam dirinya dari aspek kognitif, afektif psikomotoriknya. Persoalannya bagaimana mengaktifkan siswa agar secara sukarela tumbuh kesadaran mau dan senang belajar? Karena itu, guru harus merancang kegiatan pembelajaran yang memungkinkan siswa melakukan kegiatan belajar secara aktif, baik fisik maupun mental. Siswa akan belajar secara aktif kalau rancangan pembelajaran yang disusun guru mengharuskan siswa, baik secara sukarela maupun terpaksa, menuntut siswa melakukan kegiatan belajar. Rancangan pembelajaran yang mencerminkan kegiatan belajar secara aktif perlu didukung kemampuan guru memfasilitasi kegiatan belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan demikian dakorelasi yang signifikan antara kegiatan mengajar guru dan belajar siswa.
Oleh karena itu di sini penulis akan menjelaskan sebuah metode, di mana metode ini dapat membantu siswa dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam untuk dapat lebih aktif baik secara mental dan intelektual yakni dengan metote Reading guide (Panduan membaca), untuk lebih lanjut maka marilah kita simak makalah berikut ini.
Penulis,
25, Januari 2010

Barorotul Bariroh









B. PEMBAHASAN
Untuk mengkaji materi sejarah, sering kali terdapat kejadian bahwa materi tidak dapat diselesaikan di dalam kelas dan harus diselesaikan di luar kelas karena banyaknya materi yang harus diselesaikan. Dalam keadaan seperti ini metode ini dapat digunakan secara optimal
1. Pengertian
Metode Reading guide adalah metode yang memandu peserta didik untuk membaca panduan yang disiapkan oleh guru sesuai dengan materi yang akan diajarkan, dengan waktu yang sudah ditentukan, disisi lain guru juga akan memberi pertanyaan yang membahas seputar materi yang telah dibaca oleh peserta didik setelah kegiatan membaca tersebut, dengan panduan bacaan yang telah diberikan guru tersebut.
Sejarah Kebudayaan Islam adalah suatu kajian mengenai peristiwa-peristiwa penting tentang peradaban dan budaya yang dilakukan dan diserahkan oleh umat islam. Terutama yang terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, politik dan ekonomi, sejak munculnya agama islam sampai saat ini, sebagai suatu khazanah kebanggaan umat islam yang selalu haraus diingat, dihayati, dan diteladani.

2. Fungsi pelajaran Sejarah Kebudayaan islam
(a) Sebagai pengenalan peristiwa-peristiwa penting yang pernah dilakukan umat Islam
(b) Sebagai penghayatan terhadap sumber nilai yang dianut para tokoh islam terdahului
(c) Melanjutkan tradisi keilmuan para tokoh islam serta kreatifitas yang dilakukan
(d) Pengembangan perasaan bangga dan penghargaan terhadap kepeloporan, aktifitas, kreatifitas dan prokduktifitas umat islam
(e) Menyadari beberapa kekurangan dan kelemahan umat islam di masa lalu, agar tidak terulang kembali
3. Langkah-langkah metode Reading Guide
(a) Tentukan bacaan yang akan dipelajari
(b) Buat pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab oleh peserta didik atau kisi-kisi dan boleh juga bagan atau skema yang dapat diisi oleh mereka dari bahan bacaan yang telah dipilih tadi.
(c) Bagikan bahan bacaan dengan pertanyaan atau kisi-kisinya kepada peserta didik
(d) Tugas peserta didik adalah mempelajari bahan bacaan dengan menggunakan pertanyaan atau kisi-kisi yang ada. Batasi aktifitas ini sehingga tidak akan memakan waktu yang berlebihan
(e) Bahas pertanyaan atau kisi-kisi tersebut dengan menanyakan jawabannya kepada peserta didik
(f) Di akhir pelajaran beri ulasan secukupnya

Di samping dalam bentuk pertanyaan, panduan membaca ini dapat dibuat dengan bentuk seperti di bawah ini:
Topik I : …………………………………………………………………
a. …..................................................................................................
b. .......................................................................................................
c. …………………………………………………………………….
c.1. …………………………………………………………………
c.2 …………………………………………………………………
c.3 …………………………………………………………………
Topik II : ………………………………………………………………………
a. ………………………………………………………………
b. …………………………………………………………………
b.1 …………………………………………………………….
b.2 …………………………………………………………….
c. …………………………………………………………………
d. …………………………………………………………………

4. Kelebihan dan Kekurangan metode Reading Guide
 Dalam menggunakan metode ini terdapat beberapa kelebihan dalam pembelajaran SKI diantarannya adalah:
(a) Peserta didik lebih berperan aktif
(b) Materi dapat lebih cepat diselesaikan dalam kelas
(c) Memotivasi peserta didik untuk senang membaca
(d) Membangkitkan minat baca peserta didik
(e) Mengerti peserta didik yang serius dan tidak serius dalam mengikuti pelajaran
(f) Peserta didik dituntun untuk teliti dalam menjawab soal (tidak asal-asalan)
(g) Guru mudah mengetahui kelemahan dan kelebihan siswa dalam membaca
(h) Adanya keseimbangan dalam mengembangkan ranah kognitif, afektif dan psikomotor
(i) Guru mudah mengetahui dan memehami pesrta didik yang malas daan tidak malas
 Dalam menggunakan metode ini terdapat beberapa kelemahan dalam pembelajaran SKI diantarannya adalah:
(a) Kurang efektif dalam membaca karena singkatnya waktu
(b) Kadang membuat jenuh pesrta didik







C. PENUTUP
Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, karena dengan pertolongan-Nya makalah ini dapat diselesaikan dengan waktu yang singkat, oleh sebab itu bagi para pembaca apabila ada kekurangan maka penulis memohon sumbangsi kritik dan saran dalam penyempurnaan makalah ini, sebagai partisipasi dalam pengembangan kajian ilmu pengetahuan. Karena penulis adalah hamba Allah yang tidak luput dari kesalahan dan kelupaan.
Semoga makalah ini bermanfa’at bagi kita semua khususnya penulis dan pembaca umumnya, dan semoga amal kita diterima di sisi Allah. Amiin yaa Robbal ‘Alamiin. Wallahu ‘Alam Bish Showaab.


• DAFTAR PUSTAKA
- Zaini, Hisyam, dkk. 2004. Strategi Pembelajaran Aktif, CTSD UIN Sunan Kali Jaga: Jogjakarta
- Marno dan M. Idris. 2008. Strategi & Metode Pengajaran, AR-RUZ MEDIA: Jogjakarta
- Anam, Choirul. 2009. metodologi pendidikan agama islam: Jombang

















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Satuan Pendidikan : Madarasah Aliyah
Kelas / Semester : XI / Genap

1. STANDART KOMPETENSI
Siswa mampu, mengetahui, memahami, serta mencari informasi tentang biografi dinasti Abbasyiah dengan baik.
2. KOMPETENSI DASAR
Siswa mampu menjelaskan biografi dan kebijakan kholifah Harun Al Rasyid
3. INDIKATOR BELAJAR
a. Siswa mampu mengetahui Biografi Harun Al Rasyid
b. Siswa mampu menguraikan usaha-usaha yang dilakukan Kholifah Harun Al Rasyid
c. Siswa mampu menerangkan jasa-jasa Kholifah Harun Al Rasyid
4. MATERI DAN URAIAN MATERI KHOLIFAH HARUN AL RASYID
a. Membaca Biografi Harun Al Rasyid
b. Menguraikan usaha-usaha yang dilakukan Kholifah Harun Al Rasyid
c. Menerangkan jasa-jasa Kholifah Harun Al Rasyid
5. METODE PEMBELAJARAN
a. Reading Guide (panduan membaca)
b. Tanya Jawab
6. KEGIATAN PEMBELAJARAN
a. Pendahuluan
1. Guru mengucapkan salam dan berdoa
2. Guru menjelaskan kompetensi dasar yang harus dicapai siswa
3. Guru memberi motivasi kepada peserta didik
b. Kegiatan Inti
1. Guru memberikan panduan bacaan yang berisikan biografi kholifah Harun Al Rasyid kepada siswa dan kisi-kisi soal yang harus di jawab oleh siswa
2. Guru bertanya kepada siswa secara bergantian tentang soal yang sudah diisi siswa
3. Guru menunjuk siwa untuk menerangkan biografi kholifah harun Al Rasyid secara sederhana
c. 1. Guru berpesan kepada siswa
2. Do’a penutup dan salam

7. PENILAIAN
( Terlampir )
8. SUMBER BELAJAR
a. Mahrus, As’ad dan A. wahid. 2006. Sejarah kebudayaan Islam. Jakarta: Erlangga
b. Watt, Mont Gomery. 1986. Kejayaan Islam: Kajian Kritis dari Tokoh Orientalis. Jogjakarta: Tiara Wacana
c. Bariroh, Barorotul. 2009. Makalah dinasti Bani Abbasyiah Kholifah Harun Al Rasyid: Jombang



Mengetahi, Penyusun,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


………………….. Barorotul Bariroh
NIP. 01.2834


















 LAMPIRAN PENILAIAN
Indikator 1
Jenis Bentuk Nilai
Performance Uji Kompetensi
• Keberanian
• Kecakapan 1 2 3 4



Jenis Bentuk
P P T
Penilaian 50 ke atas • Pilihan Ganda
1) Kholifah Harun Al Rosyid dilahirkan pada....
a. Maret 145 / 736 M c. Juni 140 H 778 M
b. Februari 145 / 736 M d. Juli 140 H 778 M
2) Ayah kholifah Harun Al Rosyid bernama...
a. Al-Hadi c. Al-Mahdi
b. Al-Huda d.Al-Muhda
3) Ibu Harun Al Rosyid bernama....
a. Khiriyah c.Khaizuran
b. Khoirunnisa d.Khoiru Anam
4) Harun Al Rosyid diangkat menjadi gubernur Saifah pada tahun....
a. 163 H / 779 M c. 154 H781 M
b. 165 H / 771 M d. 123 H / 764 M
• Menjodihkan
1. Harun Al-Rasyid adalah kholifas abbasyiah yang ke.... a. 5
2. Harun Al-Rasyid sejak kecil di didik di.... b. Pesantren
3. Harun Al-Rasyid menjadi kholifah selama.... c. 23 tahun


Indikator 2

Indikator 3
Jenis Bentuk Nilai
Performance Uji Kompetensi
• Keberanian
• Kelancaran 1 2 3

2 komentar: